Yeorobun.com – Ketika mendengar kata kimchi, kebanyakan orang langsung membayangkan sawi putih yang difermentasi dengan bumbu cabai khas Korea. Memang benar, versi tersebut merupakan jenis kimchi paling populer yang dikenal di seluruh dunia. Namun tahukah anda bahwa masyarakat Korea memiliki ratusan variasi kimchi yang dibuat dari berbagai bahan, termasuk sayuran, umbi-umbian, hingga buah-buahan?
Dalam beberapa tahun terakhir, kreasi kimchi berbahan buah semakin populer karena menawarkan rasa yang lebih segar, unik, dan cocok untuk lidah yang belum terbiasa dengan fermentasi kuat. Buah-buahan seperti apel, pir Korea, mangga muda, bahkan nanas sering digunakan untuk memberikan sentuhan rasa manis alami yang seimbang dengan sensasi pedas dan asam khas kimchi.
Bagi anda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda di dapur, membuat kimchi dari buah-buahan segar bisa menjadi pilihan menarik. Selain lebih mudah diterima oleh pemula, kimchi buah juga memiliki tekstur yang renyah dan aroma yang lebih ringan dibandingkan kimchi tradisional yang difermentasi dalam waktu lama.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat kimchi menggunakan apel dan mangga muda, manfaatnya bagi kesehatan, tips fermentasi yang tepat, hingga berbagai variasi penyajian yang bisa anda coba di rumah.
Mengenal Kimchi Buah yang Semakin Populer

Di Korea Selatan, kimchi bukan hanya sekadar makanan pendamping. Kimchi merupakan bagian penting dari budaya kuliner yang telah diwariskan selama ratusan tahun. Setiap daerah bahkan memiliki resep khas masing-masing.
Meski mayoritas dibuat menggunakan sawi putih atau lobak, beberapa resep modern mulai mengombinasikan buah-buahan untuk menciptakan rasa yang lebih ringan dan menyegarkan.
Penggunaan buah dalam kimchi sebenarnya bukan hal baru. Dalam banyak resep tradisional Korea, apel dan pir sering digunakan sebagai bagian dari bumbu fermentasi untuk memberikan rasa manis alami.
Kini, buah tidak hanya menjadi bahan tambahan, tetapi juga menjadi bahan utama yang menghasilkan karakter rasa unik dan berbeda.
Mengapa Apel dan Mangga Muda Cocok untuk Kimchi?

Apel dan mangga muda memiliki tekstur yang cukup padat sehingga tidak mudah hancur selama proses fermentasi singkat.
Kedua buah ini juga memiliki keseimbangan rasa yang menarik.
Apel memberikan rasa manis segar dengan sedikit aroma harum alami. Sementara mangga muda menghadirkan rasa asam yang menyegarkan dan tekstur renyah yang mirip dengan lobak.
Kombinasi keduanya menghasilkan kimchi yang kaya rasa, tidak terlalu tajam, dan cocok bagi pemula yang baru mengenal makanan fermentasi.
Manfaat Kimchi Buah untuk Kesehatan
Salah satu alasan mengapa kimchi begitu populer adalah kandungan nutrisinya yang berlimpah.
Ketika dibuat dari buah-buahan segar, manfaat tersebut menjadi semakin beragam.
Kaya Serat
Apel dan mangga muda mengandung serat alami yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Serat juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok untuk pola makan sehat.
Mengandung Antioksidan
Buah-buahan kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Konsumsi makanan kaya antioksidan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Mengandung Vitamin Alami
Apel dan mangga muda mengandung berbagai vitamin penting seperti vitamin C, vitamin A, dan beberapa vitamin kelompok B.
Nutrisi tersebut membantu mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.
Mendukung Kesehatan Usus
Proses fermentasi pada kimchi menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan.
Bakteri baik ini membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Bahan-Bahan Membuat Kimchi Apel dan Mangga Muda
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat kimchi buah di rumah.
Bahan Utama
- 2 buah apel merah ukuran sedang.
- 1 buah mangga muda ukuran besar.
- 2 batang daun bawang.
- 1 buah wortel ukuran sedang.
- 1 sendok makan garam kasar.
Bahan Bumbu Kimchi
- 3 sendok makan bubuk cabai Korea atau gochugaru.
- 4 siung bawang putih.
- 1 ruas jahe segar.
- 1 sendok makan gula.
- 1 sendok makan kecap ikan atau fish sauce.
- 2 sendok makan air matang.
Untuk versi vegetarian, fish sauce dapat diganti dengan kecap asin ringan atau kaldu jamur.
Persiapan Buah Sebelum Fermentasi
Langkah pertama dalam membuat kimchi adalah mempersiapkan bahan utama dengan benar.
Cuci apel dan mangga hingga bersih menggunakan air mengalir.
Potong apel menjadi bentuk korek api atau irisan tipis sesuai selera.
Mangga muda juga dipotong memanjang agar menyerupai potongan lobak pada kimchi tradisional.
Wortel dipotong tipis memanjang untuk menambah warna dan tekstur.
Daun bawang dipotong sepanjang sekitar lima sentimeter.
Proses Penggaraman yang Tepat
Penggaraman merupakan tahap penting dalam pembuatan kimchi.
Taburkan garam kasar pada apel dan mangga yang telah dipotong.
Aduk perlahan hingga seluruh permukaan buah terkena garam.
Diamkan selama kurang lebih 30 menit.
Proses ini membantu mengurangi kadar air berlebih sekaligus menjaga tekstur buah tetap renyah setelah fermentasi.
Setelah 30 menit, bilas buah menggunakan air matang dan tiriskan hingga benar-benar kering.
Membuat Pasta Bumbu Kimchi
Pasta bumbu merupakan inti rasa dari setiap kimchi.
Haluskan bawang putih dan jahe menggunakan blender atau ulekan.
Campurkan dengan bubuk cabai Korea, gula, fish sauce, dan sedikit air.
Aduk hingga membentuk pasta yang cukup kental.
Jika ingin rasa lebih pedas, jumlah gochugaru dapat ditambah sesuai selera.
Sebaliknya, jika anda menyukai rasa yang lebih ringan, kurangi jumlah cabai dan tambahkan sedikit apel parut ke dalam bumbu.
Mencampur Seluruh Bahan
Masukkan apel, mangga muda, wortel, dan daun bawang ke dalam wadah besar.
Tambahkan pasta bumbu yang telah dibuat.
Gunakan sarung tangan makanan agar tangan tidak terasa panas akibat cabai.
Aduk perlahan hingga seluruh bahan terlapisi bumbu secara merata.
Pastikan setiap potongan buah mendapatkan lapisan bumbu yang cukup agar fermentasi berlangsung optimal.
Proses Fermentasi Kimchi Buah
Setelah seluruh bahan tercampur rata, masukkan ke dalam wadah kaca atau plastik food grade yang memiliki penutup rapat.
Tekan perlahan agar tidak banyak ruang udara tersisa.
Simpan pada suhu ruang selama satu hari.
Karena bahan utamanya berupa buah, fermentasi biasanya berlangsung lebih cepat dibandingkan kimchi sawi putih.
Setelah satu hari, pindahkan wadah ke dalam kulkas.
Kimchi buah umumnya mulai memiliki rasa terbaik setelah dua hingga tiga hari penyimpanan.
Tanda Kimchi Berhasil Difermentasi
Banyak pemula khawatir apakah kimchi yang dibuat berhasil atau tidak.
Beberapa tanda fermentasi berjalan dengan baik antara lain:
- Muncul aroma asam segar.
- Rasa mulai kompleks antara manis, asam, dan pedas.
- Tekstur masih renyah.
- Terdapat sedikit gelembung fermentasi.
Jika muncul bau busuk yang menyengat atau tekstur berlendir berlebihan, sebaiknya kimchi tidak dikonsumsi.
Tips Agar Kimchi Buah Tetap Renyah
Salah satu tantangan membuat kimchi dari buah adalah menjaga tekstur agar tidak lembek.
Beberapa tips berikut dapat membantu.
Pilih Buah yang Masih Keras
Gunakan apel segar dan mangga muda yang belum terlalu matang.
Buah yang terlalu matang akan lebih cepat lembek saat difermentasi.
Jangan Terlalu Lama Fermentasi di Suhu Ruang
Karena kandungan gula buah cukup tinggi, fermentasi berlangsung lebih cepat.
Satu hari pada suhu ruang biasanya sudah cukup.
Gunakan Wadah Bersih
Kebersihan wadah sangat berpengaruh terhadap kualitas fermentasi.
Pastikan seluruh peralatan telah dicuci dan dikeringkan sebelum digunakan.
Variasi Kimchi Buah yang Bisa Dicoba
Setelah berhasil membuat versi apel dan mangga muda, anda bisa bereksperimen dengan bahan lainnya.
Kimchi Apel dan Pir
Kombinasi ini menghasilkan rasa yang lebih manis dan aroma yang khas.
Kimchi Nanas Pedas
Nanas memberikan sensasi tropis yang unik dan sangat cocok untuk pecinta rasa asam segar.
Kimchi Pepaya Muda
Pepaya muda memiliki tekstur renyah yang menyerupai lobak sehingga cocok dijadikan alternatif.
Kimchi Semangka Putih
Bagian putih semangka yang sering dibuang ternyata dapat diolah menjadi kimchi yang lezat.
Cara Menyajikan Kimchi Buah
Ada banyak cara menikmati kimchi buah selain sebagai lauk pendamping.
Kimchi buah dapat disajikan bersama nasi hangat, ayam panggang, atau daging barbeque Korea.
Selain itu, kimchi buah juga cocok dijadikan topping salad karena memberikan rasa segar dan sedikit pedas.
Bahkan beberapa orang menggunakannya sebagai pelengkap sandwich dan burger untuk menambah tekstur serta rasa yang unik.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Kimchi Buah
Pemula sering mengalami beberapa kendala saat membuat kimchi.
Kesalahan yang paling umum adalah menggunakan buah terlalu matang.
Selain itu, banyak orang menambahkan terlalu banyak air sehingga fermentasi menjadi kurang optimal.
Kesalahan lainnya adalah menyimpan kimchi terlalu lama pada suhu ruang sehingga tekstur buah menjadi lembek.
Dengan memahami kesalahan-kesalahan tersebut, anda dapat menghasilkan kimchi yang lebih lezat dan tahan lama.
Berapa Lama Kimchi Buah Bisa Disimpan?
Karena menggunakan buah segar, masa simpan kimchi jenis ini biasanya lebih pendek dibandingkan kimchi sawi putih tradisional.
Jika disimpan dalam kulkas pada suhu stabil, kimchi buah umumnya dapat bertahan selama satu hingga dua minggu.
Untuk kualitas rasa terbaik, sebaiknya dikonsumsi dalam tujuh hari pertama.
Pada periode tersebut, tekstur masih renyah dan rasa fermentasi belum terlalu kuat.
Mengapa Kimchi Semakin Digemari di Indonesia?
Popularitas budaya Korea Selatan membuat kimchi semakin dikenal masyarakat Indonesia.
Selain sering muncul dalam drama Korea dan konten kuliner Korea, kimchi juga dianggap sebagai makanan yang unik dan menyehatkan.
Kini banyak orang mulai membuat kimchi sendiri di rumah karena bahan-bahannya semakin mudah ditemukan.
Hadirnya variasi kimchi buah membuat makanan ini semakin mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk mereka yang sebelumnya kurang menyukai fermentasi tradisional.
FAQ Seputar Kimchi Buah
Apakah kimchi buah harus difermentasi lama?
Tidak. Kimchi buah biasanya cukup difermentasi satu hari pada suhu ruang lalu disimpan di kulkas.
Bisakah mangga matang digunakan untuk kimchi?
Sebaiknya gunakan mangga muda agar teksturnya tetap renyah dan tidak mudah lembek.
Apakah kimchi buah memiliki rasa yang sangat asam?
Tidak. Kimchi buah umumnya memiliki rasa yang lebih ringan dan segar dibanding kimchi tradisional.
Apakah kimchi buah cocok untuk pemula?
Ya. Rasa manis alami dari buah membuat kimchi lebih mudah diterima oleh orang yang baru mencoba makanan fermentasi.
Berapa lama kimchi buah bertahan di kulkas?
Umumnya antara satu hingga dua minggu dengan kualitas terbaik pada tujuh hari pertama.
Membuat kimchi dari bahan buah-buahan segar seperti apel dan mangga muda merupakan cara menarik untuk menikmati makanan khas Korea dengan sentuhan yang lebih ringan dan segar. Kombinasi rasa manis alami, asam yang menyegarkan, serta bumbu pedas khas kimchi menghasilkan hidangan yang unik dan menggugah selera.
Selain mudah dibuat, kimchi buah juga kaya nutrisi, mengandung serat, vitamin, dan bakteri baik hasil fermentasi yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat mulai dari pemilihan bahan, proses penggaraman, pembuatan bumbu, hingga fermentasi, anda dapat menghasilkan kimchi rumahan yang lezat dan berkualitas.
Jika selama ini anda hanya mengenal kimchi sawi putih, tidak ada salahnya mencoba kreasi baru menggunakan apel dan mangga muda. Siapa tahu, variasi kimchi buah ini justru menjadi favorit baru di meja makan keluarga anda.
